PAKSI PAK SEKALA BRAK----- KERAJAAN DI CUKUT PESAGI,---- KIK PAK KHAM MAK PULIAK----- ADAT PUSAKA TUTOP DIHATI

Selayang Pandang Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak

Tabik Ngalimpura, Haguk Neram Rumpok Sunyinni. Dipermulaan sinji, Yaddo dia sekindua ngaturko buribu laksa nerimakasih radu nyenghaja nyemuka di Blog sederhana sinji. Selanjutni sekindua buharop Blog sinji dapok dipakai sebagai rang bubagi informasi rik ilmu pengetahuan, ulehni lamon sai mak ceto, mak pas disusun tindehni, astawa bubida pendapok, yaddo dia ram saling menghormati, tilapok ram kekurangan jama hal sai betik. Niat Betik Cara Betik. Nerimanihan. Tabik

Thursday, 19 July 2012

Perangkat Adat Paksi Buay Belunguh 1939


Pengantar
Surat ini merupakan surat asli tulisan dari Pun Beliau Sultan Ratu Pikulun/ Suttan Ahmad Syafe'i yang di wasiatkan kepada anak cucu beliau. Tidak ada satupun dalam tulisan ini yang dirubah melainkan hanya saya ubah tulisannya ke dalam ejaan yang benar (karena tulisan ini sedianya adalah tulisan dengan ejaan lama) tanpa mengurangi atau menambah makna yang terkandung di dalamnya.

NAMA DAN GELARAN-GELARAN ADAT
DARI YANG BERPANGKAT ADAT
DIDALAM MARGA BUAY BELUNGUH

Tersusun oleh :
Ahmad Syafe'i, Pasirah marga Buay Belunguh, Krui
Permufakatan pada malam Rabu tanggal 4 jalan 5 April 1939 dengan orang tua-tua yang ternama, tentang pangkat adat seperti gelaran-gelaran yang baru diangkat atau yang memang sejak dahulu.

Tuesday, 17 July 2012

Kepaksian Belunguh: Sejarah Paksi Pak Sekala Brak


Sumber : Ina Dalom Yusnani Barlian Jaya Dilampung
 
Jatuhnya Kerajaan Sekala Brak Berdirinya Paksi Pak dan 
Penyebaran Penduduk Sekala Brak Ke Penjuru Lampung. 


Sedikit cuplikan dari buku Sultan Ratu Pikulun yang berjudul Sekala Brak Asal Usul Suku Bangsa Lampung. Tersbutlah kisah, beberapa anak raja – raja di Pagaruyung ( Sumatera Barat) merantau untuk mengembangkan Agama Islam, dan setelah bertahun tahun – tahun empat orang diantaranya, secara kebetulan bertemu di Puncak Gunung Pesagi terletak dalam Kerajaan Sekala Brak, yang dihuni oleh Suku Tumi beragama Budha, mereka itu ialah :  1.Umpu Blunguh, 2.Umpu Pernong, 3.Umpu ( Bejalan ) Diwai 3.Umpu nyerupa .

Monday, 9 July 2012

Bukti Peninggalan Jurai Lurus Umpu Belunguh

 Berikut adalah beberapa peninggalan dari para Jurai Asli dan Lurus Umpu Belunguh.
Bukti Eksistensi Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak, Kepaksian Belunguh.
Foto di peroleh dari Ina Dalom Yusnani Barlian Jaya Dilampung
Peninggalan ini warisan resmi Lamban Gedung Kenali


Kopiah / Topi yang terbuat dari kulit kerbau, kelengkapan hulubalang zaman dahulu.

Wednesday, 4 July 2012

Pangeran Edward : Memimpin Adat Adalah Amanah Besar

Edward Syah Pernong Tak Terjun Politik 


Sai Batin Puniakan Dalom Beliau Pangeran Edward Syah Pernong
Sultan Pangeran Raja Selalau Pemuka Agung Dengian Paksi
Dipertuan Sekala Brak Ke- XXIII
Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak
Kepaksian Pernong
Lampung

LIWA – Raja dari Paksi Pak Sekala Brak Pangeran Dalem Edward Syah Pernong membantah terjun ke dunia politik. Ia menepis kabar akan maju pada Pilgub Lampung 2013 sebagai balon wakil gubernur berpasangan dengan Komandan Korem (Danrem) 043 Gatam Kol. CZI Amalsyah Tarmizi.
Direktur Hukum Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang yang kini berpangkat kombespol itu menegaskan tidak pernah berpikir untuk maju pada pilgub. Meskipun, popularitasnya di tengah-tengah masyarakat cukup tinggi.

Edward mengatakan, kini kebanyakan orang salah dalam hal menafsirkan sesuatu. Menurutnya, kini sudah banyak masyarakat yang jauh dari budaya dan kearifan lokal serta selalu menganggap sesuatu yang diperbuat memiliki tujuan tertentu.

’’Apa yang dilakukan sekarang ini selalu dikonotasikan memiliki suatu interest ataupun kepentingan. Padahal  tidak ada kaitan untuk tujuan politik. Kedekatan saya dengan banyak orang adalah sebagai bentuk tanggung jawab menjaga kelestarian budaya yang harus tetap hidup sampai kapan pun. Bukan untuk menjadi balon wakil gubernur atau gubernur," paparnya saat dihubungi Radar Lampung kemarin.

Edward menyatakan, kedekatannya dengan masyarakat tidak terlepas dari kecintaannya kepada masyarakat itu sendiri. Tanpa ada sedikit pun niatan dan unsur politiknya. ’’Silaturahmi dan merapatkan kekerabatan itu yang utama, bukan yang lain. Sebab, itu yang bisa menjaga khasanah budaya lokal. Hanya pribadi kita, bukan orang lain," tuturnya.

Sebagai seorang yang memiliki tanggung jawab menjaga adat istiadat, lanjut Edward, sudah sangat wajar jika dirinya menjalin hubungan dengan banyak orang, termasuk dengan Danrem 043 Gatam Kol. CZI Amalsyah Tarmizi yang santer diberitakan akan maju menjadi balon gubernur Lampung.

’’Terkadang banyak pihak hanya melihatnya dari satu sudut pandang. Padahal, kita perlu melihat sesuatu dengan lebih luas. Dengan Pak Amalsyah, saya dekat. Itu bukan untuk tujuan politik. Saya tegaskan tidak akan maju pada pilgub 2013. Sebab, itu tidak terpikirkan oleh saya," ungkapnya. (gyp/c2/gus)

sumber : http://www.radarlampung.co.id/read/politika/50081-edward-syah-pernong-tak-terjun-politik

Kepaksian Belunguh dan Kesultanan Banten

 Awal Mula Terjalinnya Kekerabatan Antara Turunan Umpu Belunguh Dan Sultan Banten

Sedikit sejarah yang dikutip dari buku peninggalan Sultan Ratu Pikulun yang berjudul “SEKALA BERAK ASAL USUL SUKU LAMPUNG”  dengan bukti - bukti yang masih ada di keturunan Umpu Belunguh berupa hadiah hadiah atau cinderamata dari Sultan Banten sebagai hubungn kekerabatan.

Umpu Belunguh menikah dengn putri dari Raja Sekerumong (yang telah di kalahkan) bernama "Putri Sindi" , kemudian mempunyai putra bernama Umpu Siak. Dengan ada nya perkawinan ini Umpu Belunguh di anggap rakyatnya sebagai orang asli Sekala Brak, setelah Umpu Siak dewasa maka kedudukan Raja diserahkan Umpu Belunguh kepadanya dan demikian lah seterusnya kedudukan Raja itu menjadi warisan turun temurun dari ayah keputra sulung, dari istri ratu atau permaisuri.

Apah tiBaca

Ikuti Menjadi Sahabat Blog

PEMUDA DAN KEBERANIANNYA

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

dancer

TVRI