PAKSI PAK SEKALA BRAK----- KERAJAAN DI CUKUT PESAGI,---- KIK PAK KHAM MAK PULIAK----- ADAT PUSAKA TUTOP DIHATI

Selayang Pandang Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak

Tabik Ngalimpura, Haguk Neram Rumpok Sunyinni. Dipermulaan sinji, Yaddo dia sekindua ngaturko buribu laksa nerimakasih radu nyenghaja nyemuka di Blog sederhana sinji. Selanjutni sekindua buharop Blog sinji dapok dipakai sebagai rang bubagi informasi rik ilmu pengetahuan, ulehni lamon sai mak ceto, mak pas disusun tindehni, astawa bubida pendapok, yaddo dia ram saling menghormati, tilapok ram kekurangan jama hal sai betik. Niat Betik Cara Betik. Nerimanihan. Tabik

Wednesday, 19 October 2011

Kirab Agung Pernikahan Kraton Jogja

( Pengelola Blog Sekala Brak Mengucapkan)
Nderek Mangayubagyo Dhaup Ageng Kraton Ngayogyokarto Hadiningrat
Berikut Foto Foto yang berhasil diabadikan Novan Saliwa,
ditengah ribuan masyarakat jogja yang ikut menyaksikan.


( Turis mancanegara ikut berbaur )

( Ribuan Warga Jogja Antusias menanti Sang Ratu )



( Prajurit Lombok Abang )

( Gusti Bendoro Pangeran Haryo Prabukusumo, Adik Ngarso Dalem HB X )

( Sapaan kehormatan dan kebanggaan )
( Kanjeng Pangeran Harya Yudanegara )
( Pusat Perhatian )
( Yang Mulia yang Berbahagia )
( Penari Bedhaya )

( Para penari kraton )
============================================================
Perayaan acara pernikahan Putri Bungsu Keraton Jogja: Gusti Raden Ajeng (GRAj) Nurastuti Wijareni yang akan menikah dengan Achmad Ubaidillah, HAJATAN besar Kraton Yogyakarta Tanggal 16 Oktober upacara selamat datang, 17 midodareni, 18 akad nikah dan resepsi, sementara 19 upacara perpisahan.
Tursandi Alwi, selaku pimpinan keluarga, mengatakan, ia dipercaya mendampingi calon mempelai laki-laki pada upacara wisuda tersebut ( mjd KPH Yudanegara ).

... Yudanegara adalah laki-laki kelahiran Jakarta, 26 Oktober 1981. Orangtuanya asli Bandar Lampung, Sumatera Selatan. Ia kini menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) dan telah diangkat sebagai Kasubdi Komunikasi Politik Bidang Media Cetak sejak Maret 2011.

"Sebelum menduduki jabatan tersebut, ia adalah ajudan saya. Kebetulan, saya pernah menjadi Sekretaris Wapres (Seswapres). Yudanegara bekerja bersama saya sejak 2003, terhitung sejak pertama kali menjadi PNS di Kementerian Dalam Negeri," papar mantan Gubernur Lampung tersebut.
Setelah tiga tahun menjadi ajudan Tursandi, Yudanegara memutuskan mengambil gelar S2 di Institut Ilmu Pemerintahan (IIP), Cilandak, Jakarta Selatan. Setelah lulus, ia kembali bekerja dengan Tursandi, yang sudah berganti jabatan sebagai Seswapres.
"Saya sudah menganggapnya sebagai anak. Delapan tahun ia bekerja dengan saya," kata Tursandi.

Yudanegara adalah putra bungsu dari enam bersaudara. Ia lahir dan besar di keluarga PNS. Ayahnya yang telah meninggal dunia pada 2001 lalu, pernah bekerja di Badan Pertanahan Nasional (BPN), sedangkan ibunya pensiunan Kementerian Agama.

Keluarga besarnya, tinggal di Galur, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Kakak-kakaknya juga tinggal di Jakarta. Sekarang, ia tinggal bersama ibunya di belakang Rumah Sakit Budi Asih, Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur. "Ibu saya sempat tak percaya kalau saya akan menjadi menantu Sultan," beber Yudanegara.

Ia merupakan teman kakak kedua Bendara BA, yakni Nurmagupita atau GKR Condrokirono. Dari situlah pertemuan keduanya bermula. Pascaperkenalan tersebut, terjadilah komunikasi intensif.

"Saya dikenalkan olek kakak. Setelah berkenalan, ia menelepon saya. Seiring berjalannya waktu, kami semakin sering berkomunikasi. Tak jarang, kami juga meluangkan waktu untuk jalan-jalan bersama," cerita Bendara.

Semakin lama, ia mulai melihat bahwa Yudanegara adalah sosok yang dewasa dan matang. Yudanegara juga memiliki sifat pekerja keras dan bertanggung jawab. Bendara pun semakin yakin, laki-laki berpostur tinggi besar tersebut adalah jodohnya. "Setelah empat tahun berpacaran, kami akhirnya memutuskan untuk menikah," ucap Bendara mantap.

Yudanegara juga memuji sosok Bendara yang anggun dan penuh kharisma. Baginya, Bendara adalah sosok idaman bagi setiap laki-laki. "Sejak pertama kenal, saya langsung tertarik," aku Yudanegara.

2 comments:

Apah tiBaca

Ikuti Menjadi Sahabat Blog

PEMUDA DAN KEBERANIANNYA

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

dancer

TVRI