PAKSI PAK SEKALA BRAK----- KERAJAAN DI CUKUT PESAGI,---- KIK PAK KHAM MAK PULIAK----- ADAT PUSAKA TUTOP DIHATI

Selayang Pandang Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak

Tabik Ngalimpura, Haguk Neram Rumpok Sunyinni. Dipermulaan sinji, Yaddo dia sekindua ngaturko buribu laksa nerimakasih radu nyenghaja nyemuka di Blog sederhana sinji. Selanjutni sekindua buharop Blog sinji dapok dipakai sebagai rang bubagi informasi rik ilmu pengetahuan, ulehni lamon sai mak ceto, mak pas disusun tindehni, astawa bubida pendapok, yaddo dia ram saling menghormati, tilapok ram kekurangan jama hal sai betik. Niat Betik Cara Betik. Nerimanihan. Tabik

Friday, 9 September 2011

Profil Brigjend Pol Ike Edwin

DANG GUSTI ( BRIGJEND.POL) IKE EDWIN
( Perdana Menteri Kepaksian Pernong Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak )
Penulis: Novan Saliwa

( Pangeran Edward dan Dang Gusti Ike Edwin )
Dang Gusti Ike Edwin – panggilan masyarakat adat – lahir di Jakarta pada tanggal 25 Februari 1960, Ayahnya bernama Moh. Bunyamin Suhaimi ( Mayor AU.) dan ibunya Radin Maslena Dewi adalah keturunan Pangeran Ilir Way Kanan kampung negara batin. Dang Gusti Ike adalah anak ke tiga dari tujuh bersauda dan merupakan cucu dari Pangeran H. Suhaimi Gelar Sultan Lela Muda Raja Selalau Pemuka Agung Dengian Paksi, Sultan kepaksian Pernong Paksi Pak Sekala Brak ke-21 dan Hj. Ratu Lela Amrin. Almarhum Kakek beliau ini adalah seorang bupati atau wedana di Tanjung Karang Lampung, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Bandar Lampung.

Setelah pernikahannya beliau diberi gelar Gusti Raja Mangkunegara, sebagai perdana menteri yang mengayomi tugas keadatan di kepaksian pernong, Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak. Dang Gusti memiliki seorang istri yaitu dr. Hj. Aida Sofina dan dianugerahi dua orang belahan jiwa, putra pertama yaitu Muhammad Gusti Saibathin dengan panggilan kesayangannya “kanjeng” dan pada tanggal 29 Juli 2011 di anugerahi seorang putri yang diberi nama Gusti Ayu Puan Azizia.

Sekolah dasar ditempuh Dang Gusti ike di tanjungkarang dan pada jenjang SMP, lalu SMA angkatan 1980 ditempuh di Pekan Baru Riau, beliau juga sempat berkuliah jurusan hukum di Universitas Lampung namun ia lebih memilih melanjutkan pendidikannya di Akademi Kepolisian dan terdaftar dari Palembang oleh kerabatnya Pak Batin Tohir yang dahulu menjabat Ka. Keuangan AD Palembang.

Beliau lulus dari akademi kepolisian angkatan 1985, dan merintis karier di Kepolisian Republik Indonesia, beliau pernah menjabat Kasad ekonomi Polda Metro Jaya , dilanjutkan Wadir Kriminal Khusus Polda Metro jaya. Karier nya terus naik dan beliau menjabat sebagai orang nomer satu di Polres Jakarta Pusat. Pola kepemimpinannya adalah dengan memberi contoh turun langsung ke jalan, dan itu beliau lakukan sejak beberapa kali menjabat sebagai pimpinan di beberapa kota, seperti ketika menjabat sebagai Kapolwiltabes Surabaya beliau mengatakan komandan yang mau turun ke jalan pada dasarnya memberi nilai tinggi kepada pangkatnya, ''Semakin mau turun, semakin ditinggikanlah pangkatnya,'' ujar Kombes.Pol Ike Edwin. Dan saat ini berdasarkan skep Kapolri bernomor STR/772/IX/2010, Brigjend. Pol Ike Edwin menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Korupsi (Dirtipikor) di Mabes Polri.

Sebagai seorang Perdana Menteri Kerajaan beliau selalu siap mengabdi kepada adat yang dipimpin Sultannya, Puniakan Dalom Pangeran Edward Syah Pernong gelar Sultan Pangeran Raja Selalau Pemuka Agung Dengian Paksi, Sultan Sekala Brak ke XXIII, seperti yang diungkapkan Dang gusti ike pada paket acara para "pewaris tahta" di Kick Andy yang disiarkan MetroTV Jumat 5 Desember 2008. Dang gusti juga setia mendapingi Sultan Edward dalam beberapa perhelatan kerajaan seperti di kerajaan gowa, festival keraton nusantara (FKN) 2010 di Palembang dan perhelatan lainnya. Beliau juga menyampaikan sambutan menggantikan Sultan Edward yang berhalangan hadir dalam acara yang dipromotori oleh kerajaan sekala brak yaitu paket acara “Lampung Jejamo” silaturahmi masyarakat Lampung se-jabodetabek di TMII Jakarta, yang dihadiri oleh bupati bupati dari Provinsi Lampung, bapak ryamizard ryacudu, dan bapak Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan.

( Dang Gusti, Menteri kehutanan, Ryamizad Ryacudu )
Paksi Pak Sekala Brak adalah kerajaan yang masih memenuhi syarat untuk disebut sebagai kerajaan, karena memiliki struktur kepemimpinan, wilayah, masyarakat dan adatnya sendiri. Walaupun penuh perjuangan untuk menjaga keeksistensiannya. Contohnya Pekon balak, di sanalah berdiri Gedung Dalom. Bangunan bersejarah di atas lahan seluas 3.000 meter persegi itu merupakan pengganti Istana Skala Brak. Berdasarkan sejarahnya, kolonial Belanda sempat membumihanguskan istana tersebut pada 1810 dan 1820. Sebagai pengganti, pada 1830 Gedung Dalom dibangun kembali sebagai tempat tinggal raja pada masa itu. dan “Penghancuran kerajaan telah membuat penderitaan masyarakat. Untuk itu, dibangunlah kembali Gedung Dalom sebagai tempat kediaman raja, demikian Gusti Raja Mangkunegara menerangkan.

( Novan Saliwa dan Dang Gusti di sasono langen budoyo jakarta)

Dang Gusti sosok pejuang dan berpengalaman dalam bidang reserse. Jabatan yang pernah diemban beliau adalah :
  1. Kasat Ekonomi Ditreskrim Polda Metro Jaya
  2. Kapolres Tanah Bumbu Polda Kalsel
  3. Wadirreskrim Polda Metro Jaya (2005)
  4. Kepala SPN Polda Metro Jaya
  5. Kapolres Metro Jakpus Polda Metro Jaya (2008)
  6. Kapowiltabes Surabaya Polda Jatim (2009)
  7. Dirtipidkor Bareskrim Polri (2010)
  8. Widyaiswara Madya Sespim Polri (2011)
  9. Wakapolda Sulsel (2013)  
Dang Gusti Ike juga adalah salah satu penerus perjuangan sang kakek Pangeran suhaimi yang telah meninggalkan jejak dan nama baiknya, kesuksesan seluruh anak keturunan Pangeran Suhaimi adalah tempaan, doa dan munajat almarhum selaku pahlawan kehadirat Alloh SWT. Dang Gusti kini meneruskan perjuangan untuk mengabdi pada Bumi Sekala Brak tanoh Lampung tanah kelahiran ibu pertiwi. 


Sumber Utama: Rolla Naguib

11 comments :

  1. BELIAU ORANG YANG BERMASYARAKAT.
    dulu waktu masih AKBP menjadi KSPN lido,bener2 dekat dengan masyarakat,saya sendiri merasakan kedekatnya,karena saya sebagai pedagang keliling,sering di undang,bahkan kadang di undang makan.
    semoga sukses dunia ahirat pak ike..

    ReplyDelete
  2. terimakasih dan salam tabik setingi tingginya buat bpk khozin, semoga beliau selalu diberi kesehatan dan kemudahan untuk senantiasa berbuat baik,, amiin,,,

    ReplyDelete
  3. Terimakasih,,AMinn,,,Semoga,Beliau,Sehat,dan,Sukses

    ReplyDelete
  4. selamat untuk dang gusti brigjen Ike Edwin kami dari saibatin pahmungan ( zonny Iftho ) selalu mendukung dan sangat bangga.

    ReplyDelete
  5. payu, nekhimanihan khadu singgah di blog kham ji,,

    ReplyDelete
  6. mantab tuh pak edwin, akrab dgn mahasiswa palembang tahun 1998-1999, waktu beliau masih pangkat kompol dgn jabatan kapuskodalops poltabes palembang

    ReplyDelete
  7. "Tanoh Lampung sungi kutikham Tanoh sai kaya khaya Disanlah sungi lahekhko Sai mak dapok kulupko, Ganta hinji niku tepik Pujama puakhi indai kanca Sikam haga campokh di sai khamik Nyepok ilmu dalih usaha, Tanoh lampung sai kaya khaya penahlah dikhi sikam mulang Hasilmu sai gemah khipah Sai buguna di nusa bangsa Sikam jauh di khantauan Selalu juga budu'a kapan masa khik zaman kita moloh pujama". Potongan syair lagu karya Said Hasimura yang dipopulerkan oleh Ratna Gani berisi tentang kerinduan para perantau yang ingin pulang dan membangun negeri kelahiran tercinta Tanoh Lampung.

    Salam muakhi
    Waylima Pardasuka

    ReplyDelete
  8. tanoh Lampung Tanoh Pusaka,
    sekala brak anajk asalna,

    salam kemuakhian sekindua admin jak Liwa - Sekala Brak

    ReplyDelete

Apah tiBaca

Ikuti Menjadi Sahabat Blog

PEMUDA DAN KEBERANIANNYA

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

dancer

TVRI