PAKSI PAK SEKALA BRAK----- KERAJAAN DI CUKUT PESAGI,---- KIK PAK KHAM MAK PULIAK----- ADAT PUSAKA TUTOP DIHATI

Selayang Pandang Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak

Tabik Ngalimpura, Haguk Neram Rumpok Sunyinni. Dipermulaan sinji, Yaddo dia sekindua ngaturko buribu laksa nerimakasih radu nyenghaja nyemuka di Blog sederhana sinji. Selanjutni sekindua buharop Blog sinji dapok dipakai sebagai rang bubagi informasi rik ilmu pengetahuan, ulehni lamon sai mak ceto, mak pas disusun tindehni, astawa bubida pendapok, yaddo dia ram saling menghormati, tilapok ram kekurangan jama hal sai betik. Niat Betik Cara Betik. Nerimanihan. Tabik

Thursday, 28 July 2011

Semenguk dan Cukuh Balak

( Tulisan ini tentang asal muasa cukuh balak dan semenguk, yang sekarang menyebar kebeberapa penjuru Lampung " Sekala Brak memang Asal Muasal Lampung ")

DiLam-Bar ada daerah yang nama nya cukuh, skrang sudah mnjadi perkbunan kopi.di sana terdapat makam2 tua jaman dulu (kekhamat). tetapi tdak ada pewarisnya.konon kata msyarakat stempat, orang2 cukuh balak zaman dahulu bermigrasi ke daerah lain yaitu ke arah hilir way semaka.

Letak daerah cukuh di skala brak lam-bar, berada di daerah makhga BUAY KANYANGAN (Skrang BUAY PERNONG). terletak antara desa Kuta Besi dan desa Sukabumi. ada dua daerah cukuh di sana CUKUH BALAK dan CUKUH LUNIK sekarang sudah mnjadi perkebunan kopi msyarakat di sana tetapi mkam keramatnya masih tetap ada, konon menurut masyarakat di sana pewaris makam2 tsbt adalah orang2 cukuh yg pindah ke daerah lain. tanya saja pada masyarakat di sana di mana letak PEDAKHAAN CUKUH.

Bahwa hanggan tanno pekon balak adalah wilayah keratunnya buay pernong, tanoh cukuh tepat berada di kudanni pekon balak berbatasan langsung dengan tanoh HAJAI (HAJI).tanoh inji jaman dulu di pimpin oleh para MINAK karena mrpakan daerah jantung buay kanyangan/buay pernong, sayang nyak mwat terlalu kuat menghafal gelar-gelar para minak trsbt.
Kiya geghalna cukuh pasti daerahni tebing, basing ia haga tebing gunung, tebing laok, atau tebing bukit pasti geghalna cukuh.
Buay tuha so lagi zaman hindu birawa na, wat 4 buay tumi, buay kanyangan, buay jamma daya, buay minanga. paksi pak skala bghak terhitung sejak masuknya islam di skala bghak.
Untuk semenguk pekon tuhani geghalna menguk, letakni di buay belunguh kughuk arah gumbib sampai tanno lagi wat berikut keghamat-keghamatna. semenguk wat 3 klan, Semenguk mulang haji, semenguk hulu lutung ghik semenguk pacak ait.
Semenguk mulang haji jo sai nukhunko buay haji, buay aji, haji pemanggilan, haji mena dan hajai di skala bghak, sedangkan untuk semenguk pacak ait dan semenguk hulu lutung menurunkan lampung way kanan.
Kebokh selanjutna jak ketrunan semenguk ya mungkin ki disan wat munih, nyin kham papekhada pandai buay semenguk di lom tambona salah satu buay tuha sai menjadi rekanan paksi pak di lom penyebaran islam terutama semenguk mulang haji, ti geghali semenguk mulang haji, mana wat serombongaan jama menguk sai khadu menerima islam melalui paksi pak skala bghak, ti kikhim cakak haji palas memperdalam ajaran islam, setibana di menguk tian begabung jamma paksi pak skla bgha terutama buay belunguh membantu penyebaran islam di atagh belappau buay belunguh, sinno ngebana kturunan semenguk mulang haji gekhalni maghga kkhik buayna mak lepas identik haguk kata haji, aji, atau putih (sorban handak) contoh buay aji (panggilan ni uppu jama datuk sai khadu cakak haji yaddo aji), haji pemanggilan (artina semenguk sai ti ukhau cakak haji ulihni paksi pak), haji mena (keturunanni jma sai mena cakak haji, mana semenguk msrakat sai pertama nerima islam diskla bghak sai cakak haji), putih (ti adok ko munih putih di skala bgha mana tumbai mayoritas skala bgha makung ngaji islam secara mendalam semenguk mulang haji khadu. jadi untuk kisah ni buay semenguk mak terlepas jak kisaah penyebaran islam di skla bgha, adapun semenguk hulu lutung dan semenguk pacak ait pecahan dari semenguk mulang haji bidana semenguk khua klan hijo mwat hak terlalu mmperdalam ajaran agama islam kidang tian memperdalam ilmu ketabiban (dokter) dan ilmu debus. jadi intina di skla bghak keturunan semenguk wat khua ktukhunan ulama (haji) khik ketukhunan tabib (s,pacak ait & semenguk hulu lutung) khanno identifikasina bagi sikam jak unggak nyin kham papekhadda pandai.
sumber : (FB) Jaka Wijaya Qiuu

26 comments:

  1. Assalam.. Puakhi yang menanyakan tentang buay semenguk.. buay semenguk merupakan buay pertama yang memeluk islam di Sekala Bekhak.. Menurut beberapa tambo di belalau, buay semenguk keluaran dari buay tumi di pekon menguk bedudu belalau yang masih ada ikatan darah dengan Ratu Sekarmong.. Akan tetapi, setelah masuk islam buay ini banyak membantu dalam penyebaran agama islam bagi penduduk di sekala bekhak, terutama yang dilakukan oleh SEMENGUK MULANG HAJI.. Buay ini sebagai penengah pertikaian antara Paksi Pak (Umpu Belunguh)dengan Ratu Sekarmong, terutama saat Ratu sekarmong terdesak di Bernasi lalu di ungsikan di wilayah buay semenguk di Jerambai bedudu.. Dalam satu sisi buay ini masih kerabat ratu sekarmong dan disisi lain mereka merupakan ulama penyebar islam.. Adapun di belalau dulu dikenal dengan nama "SEMENGUK PITU" yang terdiri dari : SEMENGUK HULU DALUNG, SEMENGUK HAMAKHADATU, SEMENGUK TUNDUN BELANG, SEMENGUK MULANG HAJI, SEMENGUK PATCAK AIT, SEMENGUK TAMBA KUKHA dan SEMENGUK HULU LUTUNG.. Keturunannya mendirikan keratuan dengan nama "KERATUAN BEDARAH PUTIH" dan marganya dikenal dengan sebutan MARGA PUTIH atau CUKUH BALAK sejak di SEKALA BEKHAK, sebagai penghormatan bagi ulama penyebar islam dari Buay Semenguk..

    ReplyDelete
  2. Mengenai kedatangan Islam pertama kali,menurut kami bukan pada saat Paksi Pak (Umpu Belunguh) datang ke sekala bekhak.. Karena saat umpu belunguh datang, penduduk di sekitar sekala bekha yaitu di Liba Haji dan Ranau sudah memeluk islam.. Seperti di jelaskan pada sebuah tambo Buay Belunguh yg menyebutkan bahwa umpu belunguh bertemu dengn Umpu Sehujan dan Rakihan yang sudah masuk islam.. Dua umpu tersebut merupakan keturunan SEMENGUK MULANG HAJI di Ranau dan Liba Haji (Buay Aji, Haji atau Putih).. Termasuk seorang Putri bernama Putri Bedarah Putih di Mekekaw.. Ada sebagian pendapat orang menyatakan bahwa Putri Bedarah Putih adalah anak Ratu Sekarmong dari Suami yg berasal dari Buay SEMAENGUK MULANG HAJI.. Maka gelar "bedarah Putih" dilekatkan pada Putri tersebut yg bernama asli "Putri MAYANG".. Putri ini mempunyai kesaktian dapat menyembuhkan penyakit Cacar Air..

    Mengenai BUAY SEMENGUK TAMBA KUKHA, menurut catatan dalam bentuk "Papancokh" di daerah Way Lima menyatakan: Kedatangan Seorang Raja yang digelari "Raja Diwa" dari daerah Pagaruyung (Kemungkinan maksudnya adalah Daerah Jambi, Sisa dari Sriwijaya Jambi atau mungkin Keturunan Putri Sriwijaya yang menikah dengan Raja Jambi, Putri Nila Kendra) bernama "SANGHYANG SAKTI NYATA" (Apakah sama dg "UMPU DIWA SEBIJI NYATA?) tiba ke tanah Pugung.. Beranak 7 orang menjadi Raja di negerinya masing-masing.. Salah satu putranya bernama "UMPU KESAKTIAN JITU" menjadi "RATU" di "KUALA SAKHA" (Mungkin Maksudnya Keratuan Mura Way Saka Komering).. Beranak 12 Orang dari 2 Istri.. Salah Satu anaknya Bernama " UMPU HALOM" yang gagah perkasa dan sakti melebihi saudara lainnya, mempunyai 3 orang putra : HULU DALUNG, TAMBA KUKHA dan BELANG TUNDU.. HULU DALUNG Mempunyai kesaktian dalam Ilmu Peperangan dan Kebatinan, TAMBA KUKHA mempunyai kesaktian dalam menyembuhkan penyakit dan TUNDUN BELANG mempunyai kewibawaan dalam tutur kata (Kecacah khek Kebilang) sehingga menjadi seorang juru runding/penengah perselisihan.. Demikian kurang lebih informasi dari kami yang kami peroleh dari beberapa sumber.. Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua dalam menyusun "SEJARAH ASAL USUL NENEK MOYANG JELMA LAMPUNG".. Tidak meneutup kemungkinan masih banyak lagi sumber yang lain guna membantu mengukangkap "Mesteri Kerajaan Sekala Bekha yang Hilang Sebagai Bagian Titik Terang Kegelapan SRIWIJAYA".. Salam angkon muakhi jejama kham jelma lampung.. Tabik..

    ReplyDelete
  3. Saudara dari UMPU HALOM yang menurunkan 3 Saudara (HULU DALUNG, TAMBA KUKHA dan TUNDUN BELANG) antara lain : SALAGAI, SEKHA, JAHIK, KHASAU, KHUKHING, BAMBAN dan LIYOH (bungsu)..

    Dimungkinkan, SALAGAI menurunkan buay salagai abung siwo mego, SEKHA menurunkan buay SEKHA marga pertiwi cukuhbalak, BAMBAN di pugung krui dan LIYOH menurunkan Buay Liyoh Marga sabu Mananga Padang Cermin..

    Salam Kemuakhian jejama kham lampung, mak bubida dipaya sai batin atau pun pepadun.. Dia ketukhunan ne lagi sai umpu..
    Tabik..

    ReplyDelete
  4. terimakasih atas catatannya,, bisa turut mewarnai pengetahuan kita,, Nekhima nihan puakhi,, kekalau bumanfaat,,,

    ReplyDelete
  5. Asal Buay Pernong adalah keturunan Umpu Pernong (Pernong, asal kata Pekhenung = Pelamun..) yang menjadi Mantu Buay Kenyangan yang notabene dikenal dengan "Marga Cukuh" (Pekon Cukuh Balak/Lunik, Pekon Balak dan Hajjai).. Marga Cukuh atau Buay kanyangan adalah keturunan Umpu Resi Pandita kenyangan (Hindu).. Sebagian keturunan penduduk Buay kenyanagn dari pekon Hajjai berasal dari belalau yang mengungsi ke Marga Cukuh, yg merupakan keturunan buay semenguk mulang haji (Pekon Hajjai) dan semenguk lainnya.. Keturunan Marga Cukuh dan Hajjai pindah ke Muara Way Tenumbang Krui yang melebur menjadi satu menjadi Cukuh Balak Tenumbang Krui.. Keturunannya kemudian pindah ke Teluk Semaka tepatnya di Putihdoh (Cukuh Balak Tanggamus) yang dikenal dengan Semenguk Mukhadatu/Hamakhadatu (Penasehat/Tangan Kanan Ratu Sekarmong).. Kemudian Datang Menyusul keturunan Pekon Mandol yang berasal dari Buay semenguk Tamba Kukha...

    ReplyDelete
  6. Kemungkinan besar Umpu "Menang Betengkar" dan pasukan berjubah putih dan hijau yang menyelamatkan Pangeran Kekuk Suik (yang diceritakan dalam Novel Perempuan Penunggang Harimau) adalah Berasal dari keturunan Semenguk Hulu Dalung (Hulubalang/ Penetop Embokh Ratu Sekarmong)dan Semenguk Mulang Haji.. Sedangkan Riang Limang (adik Tiri Ratu Sekarmong) yang pergi ke komering adalah kemungkinan menurunkan Semenguk Banton Komering..

    ReplyDelete
  7. Buay Pernong berasal dari keturunan Umpu Pernong (Pernong asal kata "Pekhenung" yg artinya Perenung/pelamun).. Umpu pernong menjadi mantu di buay kanyangan (pekon cukuh balak/lunik, pekon balak dan pekon hajjai)setelah menikahi putri buay kanyangan.. sedangkan buay kanyangan adalah keturunan dari Umpu Resi Pandita Kanyangan (Hindu), yang notabene adalah Marga Cukuh.. Sedangkan sebagian dari penduduk buay kanyangan terutama dari pekon hajjai berasal dari belalau yang merupakan keturunan buay semenguk yang pindah ke Buay kanyangan.. Keturunan asli dari buay kanyangan (Marga Cukuh) bersama keturunan buay semenguk pindah ke Muara Way Tenumbang Krui dan melebur jadi satu.. Keturunan mereka ini yang kemudian pindah ke Cukuhbalak Tanggamus yang lebih dikenal dengan nama Samenguk Mukhadatu/Hamakhadatu (Tangan Kanan atau Penasehat Ratu Sekarmong).. Kemudian Datang menyusul keturunan dari pekon mandol yang disana dikenal dengan samanguk tamba kukha.. Kemungkinan Ada kaitan kisah dalam Novel "Perempuan Penunggang Harimau" dimana ada serorang hulubalang Ratu sekarmong memilih islam tetapi masih menghormati Ratu sekarmong dan keturunannya bernama "Menang Betengkakh", kemungkinan adalah keturunan samenguk Hulu Dalung... serta pasukan penyelamat yg berjubah hijau dan putih itu merupakan dari kalangan samenguk Mulang Haji (ulama buay semenguk)..

    ReplyDelete
  8. mohon agar lebih menarik, tulisan disetai referensi atau kitab rujukannya ( tambo2 ),, terimakasih,,

    ReplyDelete
  9. di perjelas dunk anonim,,,apa yg mmbuatmu sprti pnulis gundah,,
    Sang hyang ghesi pedita kanyangan / bkan umpu.
    salah satu pekon tuha di buay knyangan pkon cukuh bukan marga cukuh, marga cukuh setelah pindah ketenggamus bru mnjadi marga.
    kata Pekhenung bkan berarti merenung melamun tetapi merenung tirakat dan berfikir.

    sepenggal tambo

    ...
    sakha diaman hilian kakhai lutung
    takhkukkop bebayang menyata satti
    sakhkedok muhun di tanoh tuah
    hamakhadatu nguli' lengkeduh
    ketapang handak babbakh kebelah
    kekhamatullah skandakh hati
    buliba liba kepunggukh haji
    pelepuh di dalung satti menjitu
    mula mejadi semenguk pitu
    ...

    (by Djalang)

    ReplyDelete
  10. anonim cukuh, trnyta anda tdak jauh bedanya dg yg lain.
    mak tittang jak haga segaga sai tuha.
    sudah mrubah2 kteranganku,,,
    sekarang anda bca sendri spenggal tambo di atas, bahwa semenguk pun adalah pendatang di tanoh tuah.

    bgaimna mkin ghesi kenyangan bermarga cukuh?,,jamma semenguk khik cukuh khya khtong mit knyngan atas prlindungan buay knyngan, krna terjdi kisruh di buay blunguh.

    baca sepenggal tmbo. bhwa asal smenguk.
    1. rmbngan di pimpin hulu lutung
    2. rombngan hulu dalung
    3. rmbngan saliba haji
    4. rombongan humagha datu (hjo sai jak tnoh unggak/tuah)penasehat umpu sekeghummong.


    taghkukkop (dilindungi) oleh menyta satti (umpu menyata.

    untuk mnntukan pmpinan semenguk diadakan uji tanding menyebrangi sungai yang di huni banyak buaya. dalam hal ini hulu dalunglah yang memiliki keahlian menaklukkan buaya dan bisa bersahabat dg buaya tanpa harus bertempur mati2an.
    hingga ia di akui dan diangkat oleh seluruh semenguk mnjadi pimpinan.

    adapun itilah semenguk baru di pakai masayarakat skla bghak pada saat terjadi kisruh di cangga nagaghi antra umpu belunguh dan umpu sekegummong.

    menguk asal kata dari kata ulang "menguk-memguk" artinya gagu atau bingung.
    Sa-menguk = rombngan orang bingung.
    bingung dalam artian menentukan sikap pada saat terjadi kisruh, jika memihak umpu sekeghummong maka mreka akan bentrok dg saudara seiman semenguk mulang haji rombngan umpu belunguh, jika memihak umpu belunguh mereka akan bentrok dg saudra yg mmiliki ikatan darah dg mereka terutama sekali terhadap umpu mnyata yg notabene prnah melindungi mereka dan penggagas terbentuknya masyarakat semenguk yg bersal dari berbagai tempat.

    haga tulah nihan kutti lappung no sai mak guai kitu segaga sai tuha. kittu yaddo dia gham jajama bupukat khayya bahwa asal jamma lappung sang bumi ghua jughai jak tanoh unggak, tanoh unggakno tanoh tuah kham asal ni umpu khik puyang ni jamma lappung.

    bela waktu kham segaga sai tuha, mak ti khassai kham jamma lappung cikan mak tesimbin ulihni khuppok.

    ReplyDelete
  11. Terimakasih atas koreksinya Pak Djalang... Mudah-mudah data Tambo di atas benar adanya tentang "Semenguk Pitu" di Sekala Begha dulu yang berhubungan dengan Kerajaan SAKHA di Muara Way Saka/Selabung Komering (Aji Saka)..

    ReplyDelete
  12. Sekindua Hanggum jama paparan Tambo diatas,, semoga nambah wawasan bagi sikam sunyinni, hususni kaum muda,, bahwa sejarah kham memang ada dan bukan meng ada2,, TABIK..

    ReplyDelete
  13. Sapa sai ngaku lebih tuha puakhi..? sai si penting adalah kham mesti ngenggali sejarah bebakhongan.. Dang ngangap Sekala Bekha adalah milik Paksi Pak semata.. Karena sebelum Paksi Pak sudah ada namanya Paksi Pak Tungkok Pedang sai terdiri jak Buay Semenguk, Buay Bulan, Buay Nuwat khek buay Aji.. Umpu Kuasa (Sai Nurunko Buay Semenguk)jama Umpu Serata dilangik (Sai Nurunko Buay Nuwat)adalah senagon asli Sekala Bekha sai masih kerabat Ratu Sekarmong.. Ampai khatong "Sanghyang Sakti Nyata" mit tanoh Pugung (jadi mantu) nganak ko 7 Raja.. Sai Raja jadi menantu di Kuala Saka gelakh ne Umpu Kesaktian Jitu (Umpu Kesaktian bapak jak putri indrawati/putri bulan?).. Wat 12 anak jak khua istri.. Sai anak gelakhne Umpu Halom sai nurunko : Hulu Dalung (Tuha), Tambakukha (no.2) dan Tundun Belang (No.3)..

    Sai jadi pertanyaan, Ulih api wat Tambo sai nyawako "TAMBAKUKHA" adalah saudara satu bapak lain ibu jak Paksi Pak...? Jadi Ipa sai benokh puakhi.. # kham cawa bubetik-betik gawoh yo..

    ReplyDelete
  14. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  15. Kerajaan Sekala Brak dng Pimpinan terakhir Ratu Sekerumong telah tiada dan kini digantikan dengan Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak, dan memiliki wilayah kekuasaan yang jelas dan syah hingga saat ini, adapun dahulunya konon didataran tanoh bumi sekala brak juga didiami oleh berbagai klan atau kelompok2 kecil, itu menurut sejarah klan masing2, tak terpenting menjadi siapa yang tuha, tapi lebih penting siapa yang hingga saat ini masih menjaga dan setia tradisi adat budaya bumi sekala brak, yakni kepatuhan kesatuan kepada Sai batin. itu kiranya,, Tabik.

    KISAH2 yang saudara/bapak2 sekalian tulis adalah juga sebagai bukti bahwa sekala brak memang asal muasal sebagian besar puyang dilampung. ASAL USUL NI JAMMA LAMPUNG.

    Silahkan berbagi lagi..

    ReplyDelete
  16. Belanda lah yang mengobrak abrik tata adat di sekala brak, hingga MELARANG PAKSI PAK memakai nama kerajaan dan adok Maha Raja(ada buktinya).. sebagai upaya memecah belah, dan menimbulkan besar hati bagi orang2 yang ingin tiba2 mnjadikan dirinya sbg Pimpinan/ SUttan, dll,, padahal sebenarnya tidak berhak, Namun karena adat budaya sudah sedia ini adanya patutnya kita saling menghormati,,

    ReplyDelete
  17. Sai penting yu puakhi.. dang sekali-kali ngebukhak2 ko Moyang kham jak Buay Tumi (sikam tersinggung)sai menjadi Moyang jelma Krui khik bakheh ni termasuk muyang sikam (Marga Pedada, Laay, Way sindi, Bandar & Tenumbang)... Sai sikam mak demon kuti sai dunggak mak ngehargai Muyang Buay Tumi, jadi sapa sai kualat ki khena... Ki haga lampung temon "bersatu", payu kham jejama sai ngehargai kham lampung "Sang Bumi Khua Jukhai"... Terserah ya sai batin atau pepadun, kham menjadi penyimbang di daerah kham masing-masing... Sai kuti di unggak haga jadi khaja di Marga/buay masing2 terserah.. asal dang sampai nyadang di Marga hulun bakheh.. Kidapok sepok puakhi lamon2 dang haga sepok musuh khek kekhibutan... Sekala bekha (Keturunan Lampung) mak bakal haga maju, ki muat 12 ketukhunan ne bersatu, khena pesan ne muyang kham tumbai.. Sapa 12 ketukhunan sina? Kham jejama bupekekh.. Tabik...

    ReplyDelete
  18. guwai kham ji khadu buyun dia puakhi, ngejelasko nyampaiko sejarah se adani,, tulung keni pandai tantang ipa wat kelitah sai ngebukhak2 ko satu sama lain???? cubai puakhi jelasko?? mak dok muneh wat perasaan pembeda2 dunggak dedoh, nyunyin gegoh gawoh,,,

    jadi dang nuduh sembarangan, tulung jelasko gawoh pendapat kham masing2 lewat cara sai santun, kheno puahkii,, kham ji gegoh, ku bahasa kham gegoh, makin haga di pecoh2,,

    jadi diforum n blog sinji, makdok cekhitani merendahko satu sama lain, kik dituduh kheno, lamon juga hulun tersinggung, blog sinji wahana silaturahmi sunyin jurai jak sekala brak,, kik wat data. psti ku kurukko juga, mak pileh2. jadi tulung kham jejama pepakhda jaga kelitah kham, kenyin kham dapok ngejalin silaturahmi sai betik.

    justru kata2 ngebukhak2 kon no sai nyani nyak mak terima, padahal jawoh jak niat seno,, astaghfirulloh hal adzim.. kham ji muakhi,, sejarah wat nggalan2, tugas kham ikkah ngejelasko secarabetik, seno gawoh. Tabik/

    ReplyDelete
  19. SEKALA BRAK TUMBAI SANGON SANGAMUAKHIAN BALAQ, DIZAMANNI RATU NGEGALANG PAKSI JAK PAGARUYUNG MULAILAH DISUSUN ADAT PERNITI KHAM LAMPUNG, DIWAKTU KEKHATONGANNI UMPU BELUNGUH MULAILAH CECOK PAKSI PAK KHIK PEMBAGIAN WILAYAH ADAT DI SEKALA BRAK, RATU NYERUPA NGELAJUKON JURAI RATU BERDARAH PUTIH [MINANGA] DI SUKAU, PUYANG RAJA PAKSI NGELAJUKON JURAI JAK PUYANG RAKIAN DI PUNCAK SUKARAMI [SILSILAH 5-6 BUWAY BEJALAN DI WAY], UMPU PERNONG NGELAJUKON JURAI JAK RATU KENYANGAN [BUWAY KENYANGAN/BUWAY PERNONG], UMPU BELUNGUH NGELAJUKON JURAI JAK RATU SEKERUMONG [BUWAY BELUNGUH].
    KHAM SANGA MUAKHIAN BALAQ, KHAM GEGOH, KHAM MAJU BAKHONG, SAI PENTING LAMPUNG KHAM CAKAK, MAK NGEDOK BERAT SEBELAH, MAK KASI MENGAGUNG AGUNGKON JAMMA SAI, KITTU KEKALAU LAMPUNG JI SEMAKIN MAJU, BERBUDAYA, NGEDOK JATI DIRI KHIK BERKARAKTER, SUNYINNI SENNO HARUS TIMULAI JAK KHAM "BERBAHASA LAMPUNG PAI" SENNO SAI MEMENANI...
    TABIKPUN..
    ASSALAMUALAIKUM...

    ReplyDelete
  20. walaikum salam,, berbeda catatan berbeda kesimpulan berbeda pemahaman sangun realitas sai harus di sikapi positif,, mak ngedok sai diagung2ko dija, yaddo apipun, sapapun guwaian sai nyakak ko hadat, kehangguman khatong galan mit dirini, kantu yaddo instropesi nggalan, api sai jak tilakuko jama adat kham, kik ya cawa buhung nyadang ko hadat kejahalan khatong galan muneh mit diya,, jadi ikin tekhok di agung2ko mani keagungan khatong galan, ya nutuk di tutukh yanututuk di jujjokh, yanutuk di adok,, api pun sandangan berupaya berbuat lebihbaik lagi,, sejarah sai sekindua, kutti khumpok cancan yaddo dia keyakinan kham maisng2, halok bemu sai salah halok muneh benyak sai harus disempurnakan,, lain ingkah berbahasa gawoh tantu ni, berkreasi ngangkat lampung sunyinni guwaian betik,,

    Tabik,,

    ReplyDelete
  21. .ass.wr wb..setlah membaca pendapat dan argumen dr masing2 penerus jurai..baik yg ditulis dahulu dan yg terbaca sekarang, "sangun temon kik puakhi SALIWA so.kik hana tian lumpak wai no,makkung ngekhti api2 ikah ngudok ngelahang,sangun temon kecawa,an mu di lom tulisan2 mu sai mena2,injuk2 metapos lawan puakhi khan jak Krui..sangun tmon,nk nyawa kon kik seKEKHUI so pelarian jak buay Tumi, ano so mulana,tian jak kekhui so butikad,.jadi dang makngaku .Niku na panjang nihan nyuwi suwi,kik buhasa ganta punjilat pumbelak,sanggitah sai ti suwi no tanno basa na jd jakhma..kidang khumpok mwt lupa,lwn sejarah..mulana hukhik so penyin2 pastiti,makhi dang binasa,dang cicak pandai.

    ReplyDelete
  22. alhamdulillah, wat luot sai nanggopi, kindang sayang, kinjuk puari ram Raditya Nugraha ji masih lain akun asli alias palsu ( Sekala Brak disanini jadi Sekala Bukhak ) jak isan ram dapok ngeliak niat jahalni, lain niat betikni.

    kik ram sepepanas, tantu mak nyelesaiko masalah, api lagi kik nutuk cawamu, bakal mak dok sai selsai, uleh niku ingkah nurutko balak ni hatimu.

    nayya yaddo dia sangon isini blog sinji postingan jak puari2ram bareh, dan syahh2 gawoh kik pusekam raditya haga nyani tulisan muneh. duniaji tanno tulisan balos tulisan, dang malah putuk akal. sebab ram harus menyadari makung tantu tulisan ram benar, jadi harus legowo.

    nah ngebahas sai penjilat no, yaddo tuloh mid di Sai Kuasa, yaddo sai pandai hati2 ni jelma, kik seno fitnah yaddo kuruk jadicatatan dusamu. reno gawoh. selamat berbagi, dang pakai cara jahili sai putuk akal cakak emosi kak bebida pemahaman. Salam Angkon Muari.

    ReplyDelete
  23. hehehe, lidah memang tidak bertulang, nah,payu diya, injuk sikin dua ji,mawek hak wat nihan maksud2 sai tertentu,hinji kunyin ni,injuk hani adi2, "injuk ngebedak halinu." hak,hg mangsa titel ulih ni guai sinji sa,mawek, ,kintu ikah dang lupa, kekala kham ji lupa, bang acak tajom besi kedua, jak ni kham.,api lagi ngebucak bucak masalah guai si khadu khibuan tahun liyu..ulu no lbih kumplit jak sai wat si nipandai,, kittu wat luhot cutik lawan pusikam, hani akun palsu ku ji, tulung wuy dang ti gajah2. .wasalam

    ReplyDelete
  24. hehe, yaddo nihan puari, dang lamon ga semok kelimak kik ram mak dapok ngebantah jama sesuatu sai munjak helau ni. Penyakik nihan seno, Nyadang Kemuarian. ngeliak sesuatu dipenyanako jahal, ngeliak hulun maju dipenyanako mbukhak, kapan ram ji dapok nyelesaiko sai hamu bermasalah sa kik putuk ga akal sunyin mak mejadi kik mak nutuk sai hamu. Gunani ram dikeni banguk rik pikeran uleh ni tuhan pakaini KOMUNIKASI sai HELAU lain malah Ngekekucak way rubok. Allohussomad.. Wallou'a'lam,,

    ReplyDelete
  25. Wa,alaikum salam.wr.wb.payu ana puakhi,tok kon di pukejung,.kipak kham,sibubantah ni,kedua laju khaiya,kintu payu,tikad kham ikah sai,yaitu menemukan jati diri,apikah sangun tmon,sejarah si jadi sengketa,tmon2 bumain di dunia kham,disamping hino,injuk buhasa mu,wat sai urun,tipenyin kon pai,kak adu ni ampai ti rembug. Oke?
    ..menanggapi baca,an tambo jak puakhi kham jalang,.cawa2 di tambo hino,gugoh sekiman si punya makna dan pengertian yg mendalam,maka dlm menguraikan nya,hendak nya kt menguasai perbendahara,an kata,yg tdk melulu bergantung kepada bhs keseharian di tmpt masing2.. Sepenggal kata2 syair dr tambo koleksi sdr"Jalang" .Shaka diaman hilian.(2)Kakhai lutung..takh kukup,bebayang, Menyata sakti..sakhkedok,mu hun,di Tanoh tuah. .kurang lbih..bermaksud" Negeri Shaka yg selalu tenang..Kakhai Lutung, (..selalu dikejar..pengaruh atau wibawa. dari) Menyata sakti(tetuha luwas) sakhkedok..muhun (gundah dan sering merasa seperti orang asing)di tanoh tuah. .dst dst,jd kesimpulan nya,.Di negri (KualaShaka,)yg aman dan tenteram,..(mungkin waktu itu sang Kakhai lutung,lg berada atau lg manjau,.selalu merasa,kalau dia(Kakhai lutung) seperti orang asing yg menumpang,di naungan si Menyata sakti..di Tanah tuah..(mungkin luas).demikian skdar ulasan dr saya,ngahaguk puakhi2 jak Buay menguk, seandai nya uraian ini tak berkenan,harap di mahaf kan.

    ReplyDelete
  26. pAyu, nerimanihan, selamat berbagi.

    ReplyDelete

Apah tiBaca

Ikuti Menjadi Sahabat Blog

PEMUDA DAN KEBERANIANNYA

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

dancer

TVRI